Persidangan atas gugatan tersebut dimulai pada Selasa di Pengadilan Federal Oakland di California. Sejumlah pengamat menyebutnya sebagai kasus hukum terbesar tentang dampak media sosial terhadap pengguna muda.
Jika Hakim Distrik AS Yvonne Gonzalez Rogers memutuskan Meta bersalah, ua dapat menjatuhkan sanksi perdata dan memerintahkan perubahan pada Facebook dan Instagram.
Meta mengatakan sanksi tersebut bisa mencapai USD1,4 triliun, mendekati nilai pasar perusahaan yang berbasis di Menlo Park, California tersebut.
Pihak penggugat mengatakan bahwa jumlahnya sekitar USD200 miliar, atau sekitar tiga tahun laba setelah pajak untuk Meta.
California, Colorado, Kentucky, dan New Jersey juga menginginkan Meta untuk merombak Facebook dan Instagram, termasuk dengan menghilangkan fitur scroll tak terbatas dan like.