IDXChannel - Raksasa teknologi Amerika Serikat (AS) Microsoft merevisi perjanjian jangka panjang dengan startup kecerdasan buatan (AI) OpenAI.
Dilansir dari Yahoo Finance pada Selasa (28/4/2026), revisi ini membuat Microsoft tidak lagi memiliki akses eksklusif ke kekayaan intelektual dan model AI dari OpenAI.
Selain itu, revisi ini juga mengubah kesepakatan pembagian pendapatan antara Microsoft dengan OpenAI.
Langkah tersebut diumumkan menjelang laporan pendapatan Microsoft pada Rabu besok, dan hanya enam bulan setelah kedua perusahaan meresmikan perjanjian yang memungkinkan OpenAI untuk bertransformasi menjadi bisnis yang berorientasi laba.
Berdasarkan ketentuan perjanjian yang lama, Microsoft diberikan akses eksklusif ke kekayaan intelektual dan model OpenAI hingga perusahaan tersebut mencapai kecerdasan umum buatan (AGI), atau AI yang sama cerdasnya atau lebih cerdas daripada manusia.