"Organisasi yang lebih ramping akan berarti kepemilikan yang lebih jelas, keputusan yang lebih cepat, dan lebih banyak waktu yang dihabiskan untuk membangun daripada berkoordinasi," katanya.
Didirikan pada 2009, Uber mengubah sektor transportasi perkotaan dengan mengganggu pasar yang didominasi oleh perusahaan taksi konvensial. Layanannya memungkinkan orang untuk menggunakan kendaraan mereka sendiri untuk memberi tumpangan kepada orang lain.
Sejak itu, perusahaan telah berkembang pesat, termasuk ke sektor pengiriman, khususnya untuk makanan dan barang. (Wahyu Dwi Anggoro)