Regulator komunikasi Rusia, Roskomnadzor, telah berulang kali memperingatkan WhatsApp untuk mematuhi hukum setempat. WhatsApp maupun Telegram menolak untuk menyimpan data pengguna Rusia di negara tersebut.
Media milik negara, Tass Media, melaporkan awal tahun ini bahwa WhatsApp diperkirakan akan diblokir secara permanen di negara tersebut pada 2026.
Moskow telah melakukan upaya ekstensif untuk mendorong warga Rusia menggunakan platform komunikasi yang dikembangkan negara bernama Max.
Max disamakan dengan WeChat milik China. Aplikasi ini menggabungkan aplikasi percakapan dan platform layanan pemerintah, tetapi tanpa enkripsi.
Sejak 2025, pihak berwenang telah mewajibkan aplikasi Max untuk dipasang pada semua perangkat baru yang dijual di negara tersebut. Pegawai sektor publik, guru, dan siswa diwajibkan untuk menggunakan platform tersebut.