Raksasa e-commerce itu memperkirakan akan menghabiskan USD220 miliar untuk belanja modal tahun ini, terutama untuk investasi di bidang AI.
"Strategi kami berhasil dan saya memperkirakan akan terus berhasil di masa depan," kata CEO Amazon Andy Jassy dalam sebuah pernyataan.
Jassy mengatakan bahwa layanan cloud Amazon Web Services (AWS) dapat mencapai pendapatan USD1 triliun hanya dalam waktu lima tahun, berkat kuatnya permintaan untuk komputasi awan di tengah booming AI.
"Belum pernah ada bisnis dengan pendapatan triliun dolar, dan kita mungkin akan memiliki dua bisnis seperti itu dalam 5-10 tahun ke depan," kata Jassy.
Pendapatan AWS naik 39 persen menjadi USD46 miliar pada kuartal ketiga, lebih tinggi dibandingkan dengan perkiraan analis sebesar 38,2 persen menjadi USD45,61 miliar, menurut data yang dikumpulkan oleh LSEG. Pendapatan AWS mencatat pertumbuhan 37 persen pada kuartal kedua. (Wahyu Dwi Anggoro)