IDXChannel - Saham Amazon turun lebih dari tujuh persen setelah mencatat laba dan pendapatan yang lebih rendah dari ekspektasi analis.
Dilansir dari AFP pada Jumat (30/9/2026), saham Amazon turun tajam meski raksasa teknologi Amerika Serikat (AS) tersebut mencatat pertumbuhan yang kuat dalam bisnis komputasi awan atau cloud.
Penurunan saham Amazon terjadi setelah saham Alphabet anjlok dua digit pada Kamis, dipicu laba yang lebih rendah dari perkiraan karena perlambatan pertumbuhan pendapatan iklan Google dan pengeluaran besar untuk kecerdasan buatan (AI).
Amazon mencatat pendapatan sebesar USD201,9 miliar (Rp3.660 triliun) dan laba sebanyak USD20,7 miliar (Rp375 triliun) pada kuartal III-2026. Angkanya lebih rendah dari ekspektasi analis yang memprediksi pendapatan sebesar USD202,2 miliar dan laba sebanyak USD21,5 miliar.
Sama seperti Alphabet, Amazon juga mengucurkan dana besar untuk mengembangkan AI.