Sebelumnya, Nvidia menjadi perusahaan pertama di dunia yang melampaui kapitalisasi pasar USD5 triliun pada Oktober 2025, sebuah pencapaian bersejarah yang menempatkannya jauh di atas para pesaing.
Meski kini disalip Apple, hal itu belum tentu menandakan perubahan permanen dalam posisi kedua perusahaan. Nvidia tetap menjadi salah satu penerima manfaat terbesar dari belanja AI karena prosesor grafisnya menjadi tulang punggung perkembangan AI generatif.
Nvidia juga berpeluang kembali merebut posisi teratas apabila sentimen pasar kembali berubah.
Di sisi lain, Apple juga menghadapi tantangan setelah menaikkan harga produknya untuk mengimbangi kenaikan biaya, sebuah strategi yang berisiko menekan permintaan.
“Saya tidak melihat ada perbedaan yang benar-benar signifikan. Nvidia kemungkinan tetap akan menjadi pemain utama dalam apa pun yang terjadi ke depan,” kata Vice President of Alpha Research di Segal Marco Advisors,
Benjamin Hall.