Meski demikian, antusiasme terhadap AI kini mulai meluas ke sektor semikonduktor lainnya. Pemenang terbesar tahun ini justru berasal dari produsen chip memori seperti Micron (MU.O), yang melampaui kapitalisasi pasar USD1 triliun pada Mei setelah investor semakin menyadari pentingnya chip memori bagi infrastruktur AI.
Perusahaan asal Korea Selatan, SK Hynix (000660.KS), juga resmi tercatat di Nasdaq awal bulan ini, menambah persaingan dalam menarik perhatian investor.
“Masuknya pemain-pemain baru dapat menyebarkan fokus investor dari kelompok Magnificent Seven ke lebih banyak perusahaan lain,” ujar Hall.
Reli besar saham-saham chip mulai menghadapi tekanan pada Juli setelah investor kembali mempertanyakan keberlanjutan tren AI. Akibatnya, indeks Philadelphia Semiconductor Index (SOX) turun hampir 19 persen dari rekor tertingginya.
Meski mengalami penurunan tajam, kinerja indeks tersebut sepanjang tahun ini masih lebih baik dibandingkan saham Nvidia.
(NIA DEVIYANA)