“Pertumbuhan ini mendorong kami untuk berinvestasi di Asia Tenggara,” kata Berthe.
Dia menjelaskan bahwa pusat pelatihan ini akan menyediakan keterampilan teknis untuk perusahaan mitra Scheiner dan end user di seluruh kawasan Asia Tenggara. Termasuk di antaranya adalah perusahaan semikonduktor.
Booming AI di penjuru dunia turut memacu peningkatan pendapatan bagi Schneider selaku produsen peralatan pendukung infrastruktur AI seperti rak server, peralatan daya, dan sistem pendinginan untuk fasilitas dengan intensitas energi tinggi.
Schneider juga memanfaatkan kecerdasan buatan untuk membantu konsumen mengelola konsumsi energinya, termasuk melalui sistem prediktif yang memungkinkan pengguna mengatur penggunaan pendingin sesuai kondisi cuaca.
(Nadya Kurnia)