Apple mengonfirmasi bahwa pihaknya sempat menangguhkan Telegram dari App Store, setela mengidentifikasi konten terlarang.
Dalam pernyataan kepada 9to5Mac, Apple mengatakan bahwa aplikasi tersebut dipulihkan setelah pengembang menghapus konten terlarang dan secara permanen memblokir pengguna yang bertanggung jawab.
Aplikasi tersebut tetap tersedia di Google Play Store untuk pengguna Android.
Apple sebelumnya telah menghapus aplikasi tersebut dari toko aplikasinya pada 2018. Saat itu, pendiri Telegram, Pavel Durov, mengatakan penghapusan tersebut terjadi karena Telegram menyediakan "konten yang tidak pantas" kepada penggunanya. (Wahyu Dwi Anggoro)