"Nanti di tahun depan dan seterusnya pattern-nya mungkin akan berbeda. Seperti teman-teman ketahui, ketertarikan market terhadap SUV sedang naik. Jadi fokus pemasaran kami mengikuti tren ini," tuturnya.
Alasan Suzuki tak membawa pembaruan pada Ertiga di ajang GJAW 2025 karena saat ini konsumen cenderung lebih memilih XL7. Namun, pihaknya tetap melayani kebutuhan permintaan Ertiga.
"Karena masyarakat lebih condong ke XL7, maka fokus penjualan kami ke XL7. Ini bukan berarti kami tinggalkan Ertiga. Kami tetap melayani kebutuhan pelanggan Ertiga," ujar Dony.
Apabila mengikuti siklus hidup model yang ditawarkan di Indonesia dan ritme penyegaran produk Suzuki, maka Ertiga versi terbaru akan hadir pada 2026. Terlebih, rival sekelasnya sudah mendapatkan pembaruan.
(Febrina Ratna Iskana)