Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan udara terhadap sejumlah target di Iran. Teheran membalasnya dengan menembakkan rudal dan drone ke seantero Timur Tengah dan menutup Selat Hormuz.
Pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata, namun Selat Hormuz sampai saat ini tetap lumpuh.
Setelah pembicaraan di Islamabad berakhir tanpa hasil, pada 13 April, Angkatan Laut AS mulai memblokade semua lalu lintas maritim yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran di kedua sisi Selat Hormuz. (Wahyu Dwi Anggoro)