AALI
10225
ABBA
228
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1475
ACST
272
ACST-R
0
ADES
1675
ADHI
1145
ADMF
8025
ADMG
164
ADRO
1205
AGAR
410
AGII
1085
AGRO
905
AGRO-R
0
AGRS
585
AHAP
70
AIMS
505
AIMS-W
0
AISA
274
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3200
AKSI
780
ALDO
875
ALKA
238
ALMI
240
ALTO
332
Market Watch
Last updated : 2021/05/11 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
467.07
-1.04%
-4.91
IHSG
5917.54
-0.97%
-58.25
LQ45
878.65
-1.11%
-9.85
HSI
27990.36
-2.12%
-605.30
N225
28717.91
-2.71%
-800.43
NYSE
16516.83
-0.44%
-73.57
Kurs
HKD/IDR 1,827
USD/IDR 14,203
Emas
838,645 / gram

Kimia Farma Ajak Pertamina Bangun Pabrik Obat Paracetamol

THE FOUNDER
Rina Anggraeni/Sindonews
Jum'at, 08 Januari 2021 10:30 WIB
PT KPI salah satu anak perusahaan PT Pertamina (Persero) telah menandatangani Head Of Agreement (HoA), tentang Kerjasama kajian skema kerja sama bisnis
Kimia Farma Ajak Pertamina Bangun Pabrik Obat Paracetamol. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI), salah satu anak perusahaan PT Pertamina (Persero) telah menandatangani Head Of Agreement (HoA), tentang Kerjasama kajian skema kerja sama bisnis berdasarkan hasil Joint Study (penyediaan bahan baku benzene, rencana offtake.

Skema transaksi dan kajian komersial) serta strategi pengembangan proyek tersebut bertujuan mendukung kemandirian farmasi di dalam negeri dimana sekitar 95% kebutuhan Bahan Baku Obat (BBO) saat ini masih impor.

Dijelaskan Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury, ini adalah terobosan yang dilaksanakan Pertamina melalui PT KPI dan KAEF yang berencana membangun Pabrik Farmasi Paracetamol dengan kapasitas 3800 Ton per Annum (TPA) dari turunan produk Petrokimia yaitu Benzene.

“Hingga hari ini, kita ketahui bersama dan kita sama–sama belajar bahwa di tengah kondisi pandemi Covid–19 saat ini, kesehatan menjadi modal utama yang tidak terpisahkan dalam rangka memulihkan Ekonomi Nasional. Namun, yang harus kita ketahui bersama juga, hingga hari ini, kebutuhan akan Bahan Baku Obat (BBO) masih impor sekitar 95%.” kata
Pahala di Jakarta, Jumat (8/1/2021)

Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengungkapkan bahwa kerjasama PT KPI dan KAEF berinisiasi untuk dapat mengolah salah satu produk petrokimia yaitu Benzene dan Propylene yang berasal dari Kilang Refinery Unit (RU) IV Cilacap untuk dapat dikembangkan dan diproduksi menjadi Para Amino Fenol (PAF) yang akan menjadi bahan baku farmasi salah satunya Paracetamol.

“Kerjasama ini membantu percepatan kemandirian industri farmasi nasional dan menurunkan defisit neraca perdagangan Indonesia melalui produksi Paracetamol dari bahan baku Benzene dan Propylene dari Kilang RU IV Cilacap, serta meningkatkan sinergi dan kolaborasi antar BUMN baik dari aspek bisnis, riset dan teknologi, hingga pengembangan SDM nasional yang profesional,” pungkas Nicke. (*)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD