MARKET NEWS

Setelah UBS dan Goldman, Nomura Ikut Pangkas Rating Pasar Saham Indonesia

TIM RISET IDX CHANNEL 02/02/2026 16:10 WIB

Nomura menjadi bank investasi terbaru yang menurunkan rekomendasi pasar saham Indonesia menjadi neutral dari sebelumnya overweight.

Setelah UBS dan Goldman, Nomura Ikut Pangkas Rating Pasar Saham Indonesia. (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Nomura menjadi bank investasi terbaru yang menurunkan rekomendasi pasar saham Indonesia menjadi neutral dari sebelumnya overweight, menyusul langkah serupa yang telah lebih dulu diambil UBS dan Goldman Sachs pekan lalu.

Dalam riset yang dirilis Minggu, dikutip dari Reuters, Senin (2/2/2026), Nomura menilai meningkatnya risiko investabilitas (kelayakan investasi) pasar saham Indonesia mulai menjadi perhatian serius bagi investor institusional.

Salah satu faktor utamanya adalah peringatan dari MSCI terkait potensi penurunan status Indonesia ke kategori Frontier Market.

Strategist Nomura Chetan Seth mengatakan, meskipun skenario penurunan status tersebut bukan menjadi asumsi utama Nomura, probabilitas yang tidak nol tetap menghadirkan risiko signifikan.

Risiko itu, menurut dia, sulit diabaikan oleh sebagian besar investor institusional dan berpotensi menjadi tekanan berkelanjutan bagi pasar.

“Peringatan MSCI mengenai potensi penurunan ke Frontier Market datang sebagai kejutan, baik bagi kami maupun pasar,” ujar Chetan, dilansir dari Bloomberg, Senin (2/2).

Ia menjelaskan, sikap positif Nomura sebelumnya didasarkan pada valuasi relatif yang menarik, harapan stabilisasi ekonomi dan laba korporasi, serta ekspektasi pasar yang rendah setelah periode kinerja yang berkepanjangan.

Pada saat itu, kombinasi pasar saham dan nilai tukar dinilai menawarkan profil risiko-imbal hasil yang menarik bagi investor yang bersabar.

Namun, meningkatnya risiko investabilitas, ditambah potensi arus keluar dari dana pasif (passive funds), mendorong Nomura mengambil sikap lebih berhati-hati terhadap prospek saham Indonesia ke depan. (Aldo Fernando)

SHARE