IDXChannel - Nilai tukar rupiah melemah 12 poin atau sekitar 0,07 persen ke level Rp16.798 per USD pada penutupan perdagangan Senin (2/2/2026).
Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi menilai, pelemahan rupiah dipicu oleh sentimen global, khususnya dari Amerika Serikat.
Presiden AS Donald Trump dikabarkan menominasikan mantan Gubernur Federal Reserve, Kevin Warsh, sebagai calon Ketua The Fed menggantikan Jerome Powell.
Menurut Ibrahim, Warsh selama ini dipersepsikan sejalan dengan dorongan Trump untuk memangkas suku bunga secara agresif.
Namun di sisi lain, Warsh dikenal kritis terhadap kebijakan pembelian aset oleh bank sentral AS. Hal ini mengindikasikan bahwa arah kebijakan moneter jangka panjang The Fed di bawah kepemimpinannya belum tentu akan lebih longgar seperti yang semula diantisipasi pasar.