sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Rupiah Awal Pekan Melemah ke Rp16.798 Terseret Isu Suksesi The Fed

Market news editor Desi Angriani
02/02/2026 15:52 WIB
Nilai tukar rupiah melemah 12 poin atau sekitar 0,07 persen ke level Rp16.798 per USD.
Rupiah Awal Pekan Melemah ke Rp16.798 Terseret Isu Suksesi The Fed (Foto: iNews Media Group)
Rupiah Awal Pekan Melemah ke Rp16.798 Terseret Isu Suksesi The Fed (Foto: iNews Media Group)

BPS juga melaporkan inflasi tahunan (year-on-year/yoy) pada Januari 2026 mencapai 3,55 persen. Indeks Harga Konsumen (IHK) tercatat naik dari 105,99 pada Januari 2025 menjadi 109,75 pada Januari 2026.

Berdasarkan kelompok pengeluaran, inflasi tahunan terutama didorong oleh kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga yang mencatat inflasi tertinggi sebesar 11,93 persen dengan andil 1,72 persen. Komoditas yang memberikan kontribusi terbesar berasal dari tarif listrik, disusul emas dan perhiasan.

Meski secara tahunan mencatat inflasi, BPS melaporkan bahwa inflasi bulanan Januari 2026 justru mengalami deflasi sebesar 0,15 persen. Perbedaan arah antara inflasi bulanan dan tahunan ini dipengaruhi oleh efek basis rendah (low base effect).

Pada Januari 2025, pemerintah menerapkan kebijakan tarif listrik yang menekan IHK, sehingga inflasi pada periode tersebut relatif rendah. Kondisi ini membuat inflasi tahunan Januari 2026 tampak lebih tinggi secara yoy.

Dengan mempertimbangkan berbagai sentimen tersebut, Ibrahim memproyeksikan pergerakan rupiah pada perdagangan selanjutnya di kisaran Rp16.790 hingga Rp16.830 per USD.

(DESI ANGRIANI)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement