Danamon juga mencatatkan penurunan biaya kredit sebesar 5 persen secara tahunan, yang turut mendukung pencapaian laba bersih setelah pajak sebesar Rp3,5 triliun. Adapun margin bunga bersih (net interest margin/NIM) perseroan tercatat sebesar 8 persen.
Dari sisi kualitas aset, rasio Loan at Risk (LAR) membaik 190 basis poin menjadi 7,7 persen per 30 September 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Danamon juga mempertahankan pencadangan yang solid, tercermin dari rasio cakupan kredit bermasalah (NPL coverage ratio) sebesar 282 persen.
Memasuki sisa tahun ini, Danamon menyatakan akan terus menerapkan pengelolaan risiko secara disiplin, menjaga kualitas aset, serta mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di tengah persaingan pasar dan dinamika ekonomi global.
(Rahmat Fiansyah)