sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Agung Podomoro (APLN) Cetak Laba Rp594 Miliar, Dipicu Divestasi Deli Park Medan

Market news editor Rohman Wibowo
30/10/2026 08:40 WIB
PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) membukukan penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp4,4 triliun hingga September 2026.
PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) membukukan penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp4,4 triliun hingga September 2026. (Foto: Ist)
PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) membukukan penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp4,4 triliun hingga September 2026. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) membukukan penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp4,4 triliun hingga September 2026. Raihan tersebut melonjak 66 persen dibandingkan perolehan pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp2,6 triliun.

Kenaikan pendapatan tersebut turut melesatkan laba bersih perseroan sekitar 2.006 persen menjadi Rp594,4 miliar, dari perolehan periode sebelumnya yang sebesar Rp28,9 miliar. Lonjakan kinerja APLN sepanjang tahun ini terutama ditopang oleh transaksi penjualan aset Deli Park Medan pada kuartal I-2026.

Corporate Secretary Agung Podomoro, Justini Omas menjelaskan, perseroan mampu menjaga momentum pertumbuhan bisnis melalui eksekusi strategi yang telah dipersiapkan secara matang. Di samping mengandalkan penjualan unit properti di berbagai proyek di Indonesia, perseroan juga berhasil mendivestasi aset yang telah matang dengan perolehan harga premium.

Keberhasilan transaksi tersebut menjadi bukti bahwa nilai aset properti perseroan terus meningkat dan mampu memberikan imbal hasil optimal dalam jangka panjang. Selain itu, pelepasan Deli Park Medan merupakan bagian dari langkah taktis perseroan dalam memaksimalkan nilai aset sekaligus menyeimbangkan portofolio usaha.

"Untuk menjaga fundamental bisnis tetap solid, kami juga terus mengembangkan aset baru, termasuk Central Park Borneo Bay di Balikpapan, yang akan menjadi pusat perbelanjaan premium pertama di bumi Kalimantan dan dijadwalkan soft opening pada 12 November 2026. Langkah ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memastikan optimalisasi aset berjalan seiring dengan pengembangan bisnis dan mendukung keberlanjutan perseroan dalam jangka panjang,” ujar Justini dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (30/10/2026).

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement