IDXChannel—Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan jumlah titik panas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Papua Selatan terus menurun seiring dengan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca (OMC) oleh pemerintah.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan, mengatakan pemerintah memfokuskan penanganan karhutla di empat kabupaten di Papua Selatan, yakni Merauke, Boven Digoel, Mappi, dan Asmat. Total luas lahan yang terbakar di wilayah tersebut mencapai 161,5 hektare.
Untuk menangani karhutla, pemerintah telah melaksanakan 10 sorti OMC dengan menyemaikan 10.000 kilogram (kg) garam. Upaya tersebut berhasil memicu hujan di wilayah utara dan tengah Merauke, bagian selatan Boven Digoel, serta bagian selatan Mappi.
Seiring dengan upaya tersebut, jumlah titik panas berkurang secara signifikan, dari 295 titik pada Selasa (27/10) menjadi 65 titik pada Rabu (28/10).
“Saat ini bisa kami sampaikan, dari hari-hari sebelumnya turun signifikan titik api sebesar 78 persen. Tadinya titik api sebesar 295, saat ini kita dapati ada 65 titik,” kata Berton dalam keterangannya, dikutip Jumat (30/10/2026).