AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Bank DBS Suntik Rp845 Milar untuk Tingkatkan Ekspor Chandra Asri Petrochemical

BANKING
Shifa Nurhaliza
Senin, 22 Februari 2021 17:15 WIB
Bank DBS mengumumkan akan memberikan fasilitas perdagangan terstruktur senilai USD60 juta kepada PT Chandra Asri Petrochemical Tbk.
Bank DBS Suntik Rp845 Milar untuk Tingkatkan Ekspor Chandra Asri Petrochemical. (Foto: MNC Media)
Bank DBS Suntik Rp845 Milar untuk Tingkatkan Ekspor Chandra Asri Petrochemical. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Bank DBS mengumumkan akan memberikan fasilitas perdagangan terstruktur senilai USD60 juta kepada PT Chandra Asri Petrochemical Tbk atau TPIA untuk mendukung upaya perseroan dalam meningkatkan pertumbuhan ekspor produk petrokimia dari Indonesia. Nilai tersebut setara dengan Rp845,1 miliar.

Mengutip 1st Session Closing Market IDX Channel, Senin (22/2/2021), Presiden Direktur Chandra Asri, Erwin Ciputra, mengatakan, puas dengan rekam jejak Bank DBS yang sangat baik dalam memahami kebutuhan klien. Menjalankan struktur yang kompleks, dikombinasi dengan fokus mereka pada kemitraan jangka panjang, telah dan terus menjadi elemen kunci dari kekuatan mereka.

"Kami senang dapat melanjutkan hubungan yang kuat dengan Bank DBS melalui fasilitas perdagangan terstruktur yang inovatif dan elegan, yang mendukung rencana strategis kami untuk pertumbuhan ekspor produk petrokimia,” kata Erwin.

TPIA merupakan produsen petrokimia terbesar dan terintegrasi di Indonesia dan mengoperasikan satu-satunya Naphtha Cracker yang memproduksi Olefins (Ethylene, Propylene), Pygas dan Mixed C4, serta Polyolefins (Polyethylene dan Polypropylene).

Sejatinya, kebutuhan produk-produk ini sangat besar baik di pasar internasional atau domestik sebagai bahan baku produksi.

Belum lama ini TPIA telah menyelesaikan pembangunan pabrik Butene 1 dan Methyl Tert-Butyl Ether (MTBE) yang pertama kalinya di Indonesia pada tahun 2020 dengan tepat waktu di tengah masa pandemi Covid-19.

Hal ini sejalan dengan rencana perusahaan untuk mengintegrasikan secara vertikal, mendukung konsumsi domestik, dan meningkatkan penjualan ekspor monomer dan polimer dari Indonesia untuk meningkatkan neraca pembayaran negara. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD