AALI
9800
ABBA
290
ABDA
7475
ABMM
1385
ACES
1345
ACST
191
ACST-R
0
ADES
3490
ADHI
810
ADMF
7550
ADMG
195
ADRO
2250
AGAR
362
AGII
1440
AGRO
1355
AGRO-R
0
AGRS
169
AHAP
70
AIMS
372
AIMS-W
0
AISA
178
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
0
AKRA
785
AKSI
820
ALDO
1390
ALKA
334
ALMI
298
ALTO
254
Market Watch
Last updated : 2022/01/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.84
-0.54%
-2.72
IHSG
6602.19
-0.18%
-11.87
LQ45
940.29
-0.48%
-4.52
HSI
24064.06
-0.2%
-48.72
N225
27467.23
-2.8%
-790.02
NYSE
16950.91
-1.56%
-268.15
Kurs
HKD/IDR 1,842
USD/IDR 14,369
Emas
837,548 / gram

Bank Indonesia Prediksi Pertumbuhan Kredit Berkisar 4-6 Persen di 2021

BANKING
Tia Komalasari/IDXChannel
Selasa, 05 Oktober 2021 10:57 WIB
Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan kredit pada 2021 sebesar 4% - 6% dan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 6% - 8%.
Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan kredit pada 2021 sebesar 4% - 6% dan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 6% - 8%. (Foto: MNC Media)
Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan kredit pada 2021 sebesar 4% - 6% dan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 6% - 8%. (Foto: MNC Media)


IDXChannel - Bank Indonesia memperkirakan stabilitas sistem keuangan Indonesiatetap terjaga di Semester II- 2021. Meskipun demikian, pemulihan ekonomi masih dihadapkan pada sejumlah tantangan yang perlu diwaspadai. 

Dikutip dari Buku Kajian Stabilitas Keuangan (KSK) No. 37 Bank Indonesia yang terbit Selasa (5/10/2021), Ketahanan sistem keuangan diprakirakan tetap terkendali, sementara intermediasi masih akan terus didorong. 

Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan kredit pada 2021 sebesar 4% - 6% dan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 6% - 8%. Prakiraan kinerja penyaluran kredit tahun 2021 ini didukung oleh optimisme terhadap kondisi moneter dan ekonomi, serta relatif terjaganya risiko penyaluran kredit. 

Namun, sejumlah tantangan tetap perlu diwaspadai, termasuk rencana kebijakan tapering The Fed. Bank Indonesia akan terus mencermati dinamika perekonomian dan perkembangan penyebaran Covid-19 dalam merumuskan langkah-langkah kebijakan lanjutan yang diperlukan. 

Berbagai upaya penguatan akan dilakukan untuk mendorong intermediasi, termasuk untuk menjawab tantangan peradaban baru pasca pandemi Covid-19. Untuk itu Bank Indonesia akan terus melakukan Inovasi di aspek digital, inklusi ekonomi dan keuangan, serta ekonomi hijau. Sinergi bauran kebijakan Bank Indonesia bersama dengan otoritas keuangan lain dan Pemerintah akan terus diperkuat untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta mempercepat pemulihan ekonomi nasional. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD