sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bank Jatim (BJTM) Bukukan Laba Bersih Rp708 Miliar di Semester I-2026

Banking editor Rahmat Fiansyah
03/08/2026 06:20 WIB
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim (BJTM) membukukan laba bersih (bank only) sebesar Rp708,43 miliar sepanjang Januari-Juni 2026.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) membukukan laba bersih (bank only) sebesar Rp708,43 miliar sepanjang Januari-Juni 2026. (Foto: Ist)
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) membukukan laba bersih (bank only) sebesar Rp708,43 miliar sepanjang Januari-Juni 2026. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim (BJTM) membukukan laba bersih (bank only) sebesar Rp708,43 miliar sepanjang Januari-Juni 2026. Angka tersebut naik tipis 0,74 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Bank Jatim mencatat pendapatan bunga sebesar Rp6,61 triliun, tumbuh 36 persen. Namun, beban bunga ikut melonjak 29 persen menjadi Rp1,95 triliun, sehingga pendapatan bunga bersih tercatat sebesar Rp4,66 triliun.

Bank juga menghadapi tantangan kenaikan beban operasional 41 persen menjadi Rp3,17 triliun. Rasio Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) naik dari 80,45 persen menjadi 82,14 persen serta Cost to Income Ratio (CIR) naik dari 37,62 persen menjadi 43,09 persen.

Dari sisi penyaluran kredit, rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) gross meningkat menjadi 4,38 persen dari 4,15 persen di akhir Juni 2025. Sementara dari sisi permodalan, Capital Adequacy Ratio (CAR) meningkat 0,58 basis poin (bps) menjadi 23,72 persen, sedangkan Loan to Deposit Ratio (LDR) melesat 6,24 bps menjadi 91,24 persen.

Bank Jatim juga terus memperkuat perannya sebagai entitas utama dalam Kelompok Usaha Bank (KUB) melalui berbagai sinergi strategis bersama bank pembangunan daerah anggota KUB. Langkah tersebut merupakan wujud komitmen Bank Jatim dalam memperkuat daya saing industri perbankan daerah sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan melalui kolaborasi yang saling memberikan nilai tambah.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement