IDXChannel - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menegaskan, pembagian dividen interim tahun buku 2025 tidak mengganggu ruang ekspansi bisnis perseroan, dengan permodalan tetap solid untuk menghadapi tantangan ekonomi 2026.
Direktur Finance dan Strategi Bank Mandiri Novita Widya Anggraini mengatakan, dividen interim sebesar Rp9,3 triliun telah dibayarkan pada Januari 2026. Kebijakan tersebut mencerminkan kekuatan kinerja, likuiditas, dan permodalan perseroan.
“Dividen interim kami sudah melakukan pembayaran, yaitu sebesar Rp9,3 triliun. Ini telah kami bayarkan pada Januari 2026. Dan kebijakan ini juga mencerminkan kekuatan kinerja, likuiditas yang baik, dan juga permodalan Bank Mandiri yang berada pada level yang memadai,” ujarnya dalam paparan kinerja Bank Mandiri 2025 yang digelar secara daring, Kamis (5/2/2026).
Novita menjelaskan, hingga Desember 2025, rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) Bank Mandiri berada di level 19,4 persen, jauh di atas ketentuan minimum regulator. Ke depan, perseroan akan menjaga CAR pada kisaran 19–20 persen.