AALI
9575
ABBA
244
ABDA
0
ABMM
2340
ACES
780
ACST
169
ACST-R
0
ADES
7050
ADHI
810
ADMF
8050
ADMG
174
ADRO
2920
AGAR
322
AGII
2050
AGRO
700
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
149
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1525
AKRA
1045
AKSI
300
ALDO
840
ALKA
294
ALMI
0
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/06/29 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
535.51
-0.39%
-2.10
IHSG
6974.77
-0.31%
-21.69
LQ45
1003.79
-0.38%
-3.85
HSI
22186.19
-1.04%
-232.78
N225
26759.99
-1.07%
-289.48
NYSE
14667.32
-1.13%
-167.98
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,835
Emas
868,327 / gram

Bank Neo Commerce (BBYB) Gelar Rights Issue, Ini Tujuannya

BANKING
Yulistyo Pratomo
Rabu, 15 Juni 2022 16:20 WIB
PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) akan melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu atau rights issue sebanyak 5 miliar saham baru.
Bank Neo Commerce (BBYB) Gelar Rights Issue, Ini Tujuannya. (Foto: MNC Media)
Bank Neo Commerce (BBYB) Gelar Rights Issue, Ini Tujuannya. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) akan melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu atau rights issue sebanyak 5 miliar saham baru. Ada sejumlah strategi yang disiapkan dalam penggunaan hasil aksi korporasi tersebut.

Perseroan juga berencana menggelar penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu atau private placement sebanyak 942,17 juta saham.

"BBYB akan mengajukan pertanyaan pendaftaran ke otorisasi jasa keuangan (OJK), setelah disetujui pemengan saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)," jelas manajemen BBYB, dikutip dari program 1st Session Closing IDX Channel, Rabu (15/06/2022).

Dana yang diperoleh nanti akan meningkatkan modal kerja dalam rangka pengembangan usaha. Selain itu, BBYB juga merencanakan untuk meningkatkan modal disetor dengan mengeluarkan saham dari pertopel yaitu melaksanakan private placement.

Akibat penerbitan saham baru jumlah saham yang dikeluarkan perseroan menjadi lebih banyak.

Adapun, setelah penambahan modal ditempatkan dan disetor perseroan presentase kepemilikan saham masing-masing pemegang saham akan mengalami penurunan atau dilusi sebesar 9,09 persen.

Akan tetapi jumlah saham yang dimiliki oleh pemegang saham sebelum dan sesudah penerbitan saham baru tidak mengalami perubahan. (TYO/TIRTA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD