Perangkat pintar tersebut bakal mendeteksi dan menghitung jumlah langkah kaki, jarak tempuh, hingga kalori yang dibakar nasabah, yang kemudian dikonversikan ke dalam target pemindahan saldo dari Saku Utama ke Saku Pintar secara otomatis.
Lukman menambahkan, peluncuran fitur anyar ini sekaligus menjadi bagian dari strategi jangka panjang emiten berkode saham AGRO tersebut untuk memperluas jangkauan ke sektor komunitas hobian, perkumpulan olahraga, hingga kelompok pelaku usaha mikro di Indonesia.
Untuk melengkapi ekosistem finansial berbasis kelompok tersebut, Bank Raya juga telah mengandalkan fitur Saku Bareng. Layanan ini memfasilitasi nasabah untuk melakukan aktivitas menabung bersama secara kolektif dan transparan yang mampu menampung hingga lebih dari 300 anggota dalam satu wadah.
Fasilitas Saku Bareng menyediakan kebebasan bagi penggunanya untuk memisahkan bujet pribadi dan kelompok lewat menu pembuatan hingga lima saku berbeda. Selain itu, pimpinan atau admin grup dapat memantau secara langsung rekapitulasi kontribusi dana masuk maupun arus pengeluaran logistik anggota secara berkala yang telah terkategorisasi rapi melalui asisten Rekap Keuangan.
Secara teknis, aktivasi fitur ini tergolong sangat praktis. Pengguna cukup membuka Aplikasi Raya untuk menetapkan batas minimum aktivitas fisik harian mereka, baik berupa target langkah ataupun kalori, beserta nominal rupiah yang ingin disisihkan.