AALI
9675
ABBA
314
ABDA
6975
ABMM
1360
ACES
1260
ACST
186
ACST-R
0
ADES
3450
ADHI
810
ADMF
7600
ADMG
175
ADRO
2280
AGAR
360
AGII
1410
AGRO
1320
AGRO-R
0
AGRS
152
AHAP
68
AIMS
370
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1075
AKRA
735
AKSI
660
ALDO
1405
ALKA
294
ALMI
288
ALTO
274
Market Watch
Last updated : 2022/01/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
508.18
0.2%
+0.99
IHSG
6645.51
0.52%
+34.35
LQ45
949.77
0.29%
+2.75
HSI
23550.08
-1.08%
-256.92
N225
26717.34
2.09%
+547.04
NYSE
0.00
-100%
-16236.51
Kurs
HKD/IDR 1,842
USD/IDR 14,364
Emas
829,485 / gram

Bank Syariah Indonesia (BRIS) Kucurkan Pembiayaan Sindikasi Rp210 M pada Proyek KPBU Jalintim Riau

BANKING
Kunthi Fahmar Sandy
Kamis, 28 Oktober 2021 09:49 WIB
Kali ini BSI mengucurkan pembiayaan Rp210 miliar dari total Rp420 miliar untuk proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU)
Bank Syariah Indonesia (BRIS) Kucurkan Pembiayaan Sindikasi Rp210 M pada Proyek KPBU Jalintim Riau (FOTO:MNC Media)
Bank Syariah Indonesia (BRIS) Kucurkan Pembiayaan Sindikasi Rp210 M pada Proyek KPBU Jalintim Riau (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) kembali berpartisipasi dalam pembiayaan sindikasi untuk menjaga komitmen dalam berperan aktif menyokong pembangunan dan pemerataan infrastruktur di daerah. 

Kali ini BSI mengucurkan pembiayaan Rp210 miliar dari total  Rp420 miliar untuk proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Kegiatan Preservasi Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera di Provinsi Riau.  

Pembangunan jalan tersebut termasuk jembatan dan fasilitas Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB). Dalam pembiayaan sindikasi ini, BSI berperan sebagai Joint Mandated Lead Arranger (JMLA) serta menjadi agen fasilitas, agen escrow dan agen jaminan. 

Proyek strategis ini dibangun atas sinergi antara Kementrian PUPR (Ditjen Bina Marga) selaku Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK) dan PT AJR sebagai Badan Usaha Pelaksana (BUP). 

Direktur Utama, BSI Hery Gunardi menjelaskan lebih rinci, dalam proyek ini dana digunakan untuk kegiatan preservasi ruas jalan di Simpang Kayu Ara, Kabupaten Pelalawan hingga Simpang Lago dengan total 4 jembatan. Ke depan, proyek itu menjadi jalan yang dapat mempermudah akses masyarakat di Sumatera, terutama di Provinsi Riau.  

”Komitmen ini merupakan bentuk dukungan kongkrit Bank Syariah Indonesia dalam partisipasi nyata membangun peradaban dan perekonomian bangsa Indonesia melalui pengembangan infrastruktur yang menghubungkan wilayah satu dengan wilayah lainnya,” ujarnya, Kamis (28/10/2021). 

Hery pun menegaskan, keterlibatan dalam pembiayaan sindikasi khususnya di sektor infrastruktur menjadi salah satu fokus untuk mendorong pertumbuhan BSI di masa mendatang melalui segmen pembiayaan wholesale. Hingga Juni 2021, BSI telah menyalurkan pembiayaan wholesale senilai Rp46,4 triliun.  

“BSI siap mengemban amanah ini untuk memberikan manfaat yang sebesar-besarnya dan selalu  berkomitmen akan mendukung pengembangan pembangunan di Indonesia guna mendorong roda ekonomi Tanah Air,” imbuh Hery.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD