sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Beban Provisi Turun, BNC (BBYB) Kantongi Profit Rp566 Miliar di 2025

Banking editor Rahmat Fiansyah
31/03/2026 17:07 WIB
PT Bank Neo Commerce Tbk atau BNC (BBYB) dengan merek neobank mencetak kinerja positif pada tahun lalu dengan mencetak laba bersih Rp566 miliar.
PT Bank Neo Commerce Tbk atau BNC (BBYB) dengan merek neobank mencetak kinerja positif pada tahun lalu dengan mencetak laba bersih Rp566 miliar. (Foto: Ist)
PT Bank Neo Commerce Tbk atau BNC (BBYB) dengan merek neobank mencetak kinerja positif pada tahun lalu dengan mencetak laba bersih Rp566 miliar. (Foto: Ist)

Hingga Desember 2025, BNC membukukan total aset Rp18,97 triliun, tumbuh 9 persen secara tahunan. Adapun dana pihak ketiga (DPK) tercatat Rp14,03 triliun, meningkat 7,4 persen dari Rp13,1 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan dana tabungan yang mencapai Rp3,5 triliun serta deposito yang tetap terjaga di level Rp9,86 triliun.

Dari sisi intermediasi, BNC menyalurkan kredit sebesar Rp7,2 triliun, turun 4,1 persen dari 2024. Segmen kredit konsumer masih mendominasi sebesar Rp5,6 triliun dengan rincian konsumer NON AL Rp3,2 triliun dan AL Rp2,4 triliun. Adapun kredit korporasi, multifinance, & SME anjlok 21 persen menjadi Rp1,5 triliun.

Sementara itu, Non-Performing Loan (NPL) gross naik dari 3,3 persen pada akhir 2024 menjadi 3,6 persen dengan NPL Coverage Ratio berada di level 200,3 persen. Senada, Loan at Risk (LAR) meningkat dari 12,8 persen pada akhir 2024 menjadi 13,1 persen di akhir 2025.

Walaupun begitu, likuiditas BNC tetap solid, tercermin dari Loan to Deposit Ratio (LDR) yang berada di level 51,21 persen dan Liquidity Coverage Ratio (LCR) sebesar 614,93 persen. BNC juga mempertahankan posisi permodalan yang kuat dengan modal inti sebesar Rp4,03 triliun, meningkat dari Rp3,32 triliun pada tahun sebelumnya.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement