IDXChannel - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) terus dioptimalkan untuk mendorong peningkatan kredit/pembiayaan perbankan ke sektor prioritas.
Pada minggu pertama Maret 2026, insentif KLM yang telah dikucurkan adalah sebesar Rp427,1 triliun dengan alokasi pada lending channel sebesar Rp357,6 triliun serta interest rate channel sebesar Rp69,5 triliun.
"Berdasarkan kelompok bank, KLM disalurkan masing-masing kepada bank BUMN sebesar Rp225,6 triliun, Bank Umum Swasta Nasional (BUSN) sebesar Rp165,8 triliun, Bank Pembangunan Daerah (BPD) sebesar Rp28,0 triliun, dan Kantor Cabang Bank Asing (KCBA) sebesar Rp7,7 triliun," ujar Perry saat konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, Jakarta, Selasa (17/3/2026).