Seiring dengan penurunan BI-Rate sebesar 125 bps selama tahun 2025 dan ekspansi likuiditas moneter Bank Indonesia, suku bunga INDONIA menurun 234 bps sejak awal tahun 2025 menjadi sebesar 3,69 persen pada 20 Januari 2026.
Suku bunga SRBI untuk tenor 6, 9, dan 12 bulan menurun masing-masing sebesar 254 bps, 254 bps, dan 258 bps sejak awal tahun 2025 menjadi sebesar 4,62 persen; 4,66 persen; dan 4,69 persen pada 15 Januari 2026.
Sementara itu, imbal hasil SBN untuk tenor 2 tahun dan 10 tahun masing-masing tercatat sebesar 5,06 persen dan 6,31 persen pada 20 Januari 2026.
"Transmisi penurunan suku bunga kebijakan terhadap suku bunga perbankan terus berlanjut, baik pada suku bunga dana maupun suku bunga kredit," ujar Perry.
Suku bunga deposito 1 bulan turun sebesar 56 bps dari 4,81 persen pada awal 2025 menjadi 4,25 persen pada Desember 2025, meskipun upaya lanjutan perlu terus dilakukan untuk penurunan pemberian special rate kepada deposan besar.