sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BI Kucurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Rp397,9 Triliun

Banking editor Kunthi Fahmar Sandy
21/01/2026 17:49 WIB
BI salurkan Kebijakan Likuiditas Makropudensial (KLM) sebesar Rp397,9 triliun hingga minggu pertama Januari 2026.
BI Kucurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Rp397,9 Triliun (FOTO:iNews Media Group)
BI Kucurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Rp397,9 Triliun (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Bank Indonesia telah menyalurkan insentif Kebijakan Likuiditas Makropudensial (KLM) sebesar Rp397,9 triliun hingga minggu pertama Januari 2026.

Adapun angka tersebut disalurkan kepada kelompok bank BUMN sebesar Rp182,9 triliun, Bank Umum Swasta Nasional (BUSN) sebesar Rp174,7 triliun, Bank Pembangunan Daerah (BPD) sebesar Rp33,1 triliun, dan Kantor Cabang Bank Asing (KCBA) sebesar Rp7,2 triliun. 

Gubernur BI Perry Warjiyo menuturkan, secara sektoral, insentif KLM disalurkan kepada sektor-sektor prioritas yang mencakup sektor Pertanian, Industri, dan Hilirisasi, sektor Jasa termasuk Ekonomi Kreatif, sektor Konstruksi, Real Estate, dan Perumahan, serta sektor UMKM, Koperasi, Inklusi, dan Berkelanjutan.

"Transmisi pelonggaran kebijakan moneter perlu terus didorong," tuturnya saat konferensi pers RDG Rabu (22/1/2025). 

Pelonggaran kebijakan moneter yang telah ditempuh Bank Indonesia dan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) Pemerintah di perbankan perlu diikuti dengan penurunan suku bunga perbankan lebih cepat.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement