sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BI Pangkas GWM 2 Persen, Bank Besar Cuma Dapat Efek 1 Persen

Banking editor TIM RISET IDX CHANNEL
23/10/2026 08:57 WIB
Kebijakan Bank Indonesia (BI) memangkas Giro Wajib Minimum (GWM) rata-rata sebesar 2 poin persentase berpotensi menambah likuiditas perbankan.
BI Pangkas GWM 2 Persen, Bank Besar Cuma Dapat Efek 1 Persen. (Foto: Magnific)
BI Pangkas GWM 2 Persen, Bank Besar Cuma Dapat Efek 1 Persen. (Foto: Magnific)

Keempat bank tersebut telah mencapai batas FC sebesar 4 persen sehingga hanya mendapatkan penurunan GWM efektif sebesar 1 poin persentase.

BBRI, BMRI, dan BBNI saat ini menerima KLM penuh sebesar 6 persen, terdiri dari FC 4 persen dan PPU 2 persen. Dengan perubahan tersebut, GWM efektif ketiga bank akan turun dari 3 persen menjadi batas baru 2 persen.

Sementara itu, BBCA saat ini hanya memperoleh KLM dari komponen FC tanpa PPU. GWM efektif BBCA diperkirakan turun dari 5 persen menjadi 4 persen.

Berdasarkan estimasi DPK rupiah bank-only pada semester I-2026, pelepasan likuiditas diperkirakan mencapai Rp13,2 triliun untuk BBRI, Rp13,1 triliun untuk BMRI, Rp11,4 triliun untuk BBCA, dan Rp8,8 triliun untuk BBNI.

“Totalnya sekitar Rp46,5 triliun, sementara pemangkasan penuh 2 poin persentase akan menghasilkan sekitar Rp92,9 triliun,” tulis Nurkholis.

Halaman : 1 2 3 4 5 6 7
Advertisement
Advertisement