sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BI Pangkas GWM 2 Persen, Bank Besar Cuma Dapat Efek 1 Persen

Banking editor TIM RISET IDX CHANNEL
23/10/2026 08:57 WIB
Kebijakan Bank Indonesia (BI) memangkas Giro Wajib Minimum (GWM) rata-rata sebesar 2 poin persentase berpotensi menambah likuiditas perbankan.
BI Pangkas GWM 2 Persen, Bank Besar Cuma Dapat Efek 1 Persen. (Foto: Magnific)
BI Pangkas GWM 2 Persen, Bank Besar Cuma Dapat Efek 1 Persen. (Foto: Magnific)

BBCA juga dinilai lebih diuntungkan dari kenaikan imbal hasil penempatan jangka pendek karena memiliki kelebihan likuiditas yang lebih besar.

“Meskipun demikian, kami mempertahankan pandangan selektif terhadap bank BUMN, dengan BBCA dan BRIS sebagai pilihan utama,” tulis Nurkholis.

Sebagai BUS, BRIS bahkan berpotensi mencapai GWM efektif serendah 0,5 persen apabila memperoleh KLM secara penuh.

Menurut Mirae, pelaku pasar perlu mencermati kriteria PPU yang akan ditetapkan BI serta pengungkapan GWM bank pada November dan Desember 2026.

Risiko terhadap pandangan tersebut antara lain kriteria PPU yang tetap sulit dipenuhi BBCA, komposisi KLM bank yang berbeda dari asumsi, serta tekanan terhadap rupiah yang dapat mendorong BI kembali mengetatkan likuiditas. (Aldo Fernando)

Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement