"Saat ini jumlah nasabah wealth management BTN mencapai sekitar 35 ribu nasabah secara nasional dengan target pertumbuhan sekitar 15 persen tahun ini," tutur Rully.
Rully merinci berbagai strategi yang disiapkan BTN untuk meningkatkan kenyamanan nasabah wealth management di BTN yakni dengan memperkuat opsi investasi di perseroaan. BTN juga mengakselerasi kapabilitas aplikasi Bale yang kini menjadi platform transaksi dan investasi terpadu bagi nasabah. Melalui Bale, nasabah juga dapat mengakses berbagai kebutuhan finansial mulai dari transaksi harian, pembiayaan, sekaligus menjadi fondasi rencana pengembangan fitur baru seperti cicilan emas dan layanan investasi lainnya.
Rully menambahkan, untuk melengkapi ekosistem tersebut, BTN juga mempercepat strategi beyond mortgage dengan akan menghadirkan berbagai produk consumer banking seperti kartu kredit, buy now pay later, serta kredit kendaraan bermotor, sehingga kebutuhan finansial nasabah dapat terpenuhi secara lebih menyeluruh.
Penguatan bisnis wealth management tersebut, menurut Rully, juga berjalan beriringan dengan komitmen BTN dalam mendorong nasabah untuk bertumbuh, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan kredit modal kerja, BTN membuka peluang bagi pelaku usaha untuk meningkatkan skala bisnisnya.
Pasalnya, seiring perkembangan usaha dan peningkatan kapasitas finansial, pelaku UMKM berpotensi bertransformasi menjadi nasabah segmen Prospera, Prioritas, hingga Private Banking.