IDXChannel - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN (BBTN) bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) membangun rumah susun (rusun) dengan konsep Transit Oriented Development (TOD) di Stasiun Manggarai, Jakarta. Rusun tersebut menggunakan skema subsidi lewat program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Deputy Subsidized Mortgage Division BTN, Umi Hardinajati mengatakan, untuk rusun setara ukuran studio dengan luas 45 m2, harganya dipatok Rp500 juta. Dengan tenor 30 tahun dan bunga tetap 6 persen, cicilan per bulan mencapai Rp2,9 juta berlaku flat hingga lunas plus uang muka (down payment/DP) 1 persen dari harga jual atau Rp5 juta.
"Untuk yang Rp500 juta, yang one bedroom dengan tipe luasnya maksimal di 45, uang muka 1 persen tadi Rp5 juta, sehingga plafon kredit teman-teman di Rp495 juta," katanya di Jakarta, Jumat (22/5/2026).
Rusun subsidi tersebut tergolong luas mengacu pada ketentuan pemerintah yang memperluas ketentuan luas bangunan rusun subsidi dari sebelumnya 21-36 m2 menjadi 21-45 m2. Selain tipe 45 m2, rusun subsidi Manggarai juga menawarkan tipe 54 m2.
Terkait syarat pengajuan FLPP, calon pembeli wajib belum belum pernah memiliki rumah atas nama pribadi serta belum pernah menerima subsidi perumahan dari pemerintah. Selain itu, peserta juga harus memiliki masa kerja minimal dua tahun dan berusia sekurang-kurangnya 21 tahun.