AALI
8400
ABBA
590
ABDA
0
ABMM
1200
ACES
1290
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2800
ADHI
905
ADMF
7700
ADMG
216
ADRO
1500
AGAR
356
AGII
1395
AGRO
2570
AGRO-R
0
AGRS
228
AHAP
70
AIMS
336
AIMS-W
0
AISA
202
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
4130
AKSI
414
ALDO
730
ALKA
254
ALMI
238
ALTO
324
Market Watch
Last updated : 2021/09/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
460.94
0.12%
+0.54
IHSG
6144.82
0.03%
+2.10
LQ45
866.25
0.09%
+0.74
HSI
24192.16
-1.3%
-318.82
N225
30248.82
2.06%
+609.42
NYSE
0.00
-100%
-16352.18
Kurs
HKD/IDR 1,828
USD/IDR 14,245
Emas
803,749 / gram

Bos BCA: Nabasah ke Kantor Bank Sekarang Hanya 0,8 Persen

BANKING
Advenia Elisabeth/MPI
Jum'at, 30 Juli 2021 18:58 WIB
Pandemi covid-19 mengubah cara masyarakat memanfaatkan jasa keuangan seperti bank.
Bos BCA: Nabasah ke Kantor Bank Sekarang Hanya 0,8 Persen (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Pandemi covid-19 mengubah cara masyarakat memanfaatkan jasa keuangan seperti bank. Sebagian besar, saat ini menggunakan mobile bangking dan jarang sekali datang ke kantor cabang bank.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengungkapkan, di masa pandemi penggunaan transaksi digital kini semakin digemari, bahkan transaksi via ATM yang dulu sangat populer saat ini sudah mulai ditinggalkan.
 
"ATM yang dulu populer sekarang menurun penggunaannya cuma 13 persen, cabang yang dulu 40 persen sekarang 0,8 persen. Jadi 86 persen lebih itu sudah digitalize apakah itu dalam bentuk mobile banking, internet banking dan super apps kita yang baru semuanya digitalisasi," ujar Jahja secara virtual, Jumat (30/7/2021).
 
Selain transaksi digital, kata Jahja, pihaknya juga terus melakukan adaptasi dan proses bisnis ke arah digital guna mempertahankan kinerja di tengah pandemi.
 
"Memang masa-masa sulit tahun 2020 kita belajar meningkatkan kinerja digital kita baik itu mortgage, Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), digital payment, hingga membuat aplikasi yang baru. Kita siap mengalihkan bank royal menjadi bank digital BCA dan juga Rabobank ditambahkan ke bank syariah BCA, dan disamping itu kita juga terus giatkan edukasi nasabah untuk terus gunakan digital," cetusnya.
 
Tak hanya BCA, sejumlah pelaku usaha juga melakukan hal yang sama. Presiden Direktur BNI Life Shadiq akasya mengakui, dalam kondisi pandemi ini kita dipaksa merubah proses bisnis dan kita tengah bersiap dengan proses digitalisasi.
 
"Saat ini harusnya kita menambah value added kepada customer. Kami dalam merubah digital tidak hanya sistem tapi kita juga harus lihat dari desain security/ keamanan dan data. Karena isu security data menjadi hal yang penting saat ini," kata Shadiq. (RAMA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD