Kinerja dari sisi ekspansi tersebut rupanya tetap diimbangi dengan penerapan prinsip kehati-hatian tingkat tinggi. Kualitas pembiayaan bank terpantau sangat terjaga dengan rasio Non-Performing Financing (NPF) Gross yang membaik 8 basis poin ke level 1,8 persen. Selain itu, pundi-pundi pendapatan non-bunga (fee based income) turut naik 22,3 persen, ditopang tingginya volume transaksi bisnis emas.
Anggoro menuturkan, manajemen menyadari bahwa pertumbuhan ke depan sangat bergantung pada keandalan layanan teknologi dan inovasi produk. Oleh karena itu, perusahaan terus memperkuat ekosistem digital untuk memfasilitasi kemudahan transaksi finansial bagi jutaan nasabahnya.
"Pertumbuhan ini tentu didukung oleh aspek infrastruktur yang semakin baik, seperti aplikasi BYOND yang penggunanya sekarang mencapai 6,5 juta atau tumbuh 76 persen. Kami akan terus memperkuat pertumbuhan yang sehat dan menjaga kinerja yang kompetitif," ujar Anggoro.
(NIA DEVIYANA)