Ekspansi bisnis tersebut tetap ditopang oleh prinsip keberlanjutan yang sangat ketat. Manajemen memastikan seluruh laju operasional selaras dengan penerapan tata kelola Environmental, Social, and Governance (ESG).
"Hingga kuartal pertama 2026, portofolio sustainable finance itu mencapai Rp75,3 triliun atau 23 persen dari total pembiayaan BSI. Yang terdiri dari green financing Rp16,2 triliun dan social financing Rp59,1 triliun," kata Bob.
(NIA DEVIYANA)