Sebagai bank yang memiliki kompetensi inti di bidang properti, BTN akan memprioritaskan penyaluran dana SAL ini untuk menyokong pembiayaan di sektor perumahan dan kawasan permukiman yang menjadi pilar bisnis utama perseroan.
"Tugas kami adalah memastikan likuiditas ini tersalurkan dengan efektif ke sektor riil. Kami optimistis, dengan total dana SAL yang ada, BTN dapat memberikan kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan kredit yang berkualitas," kata Venda.
Dengan demikian, BTN menjamin bahwa operasional tata kelola seluruh dana titipan pemerintah tersebut akan dieksekusi dengan kepatuhan tinggi terhadap prinsip kehati-hatian (prudential banking).
Penajaman manajemen risiko ini mutlak diterapkan demi mempertahankan efisiensi operasional emiten agar tetap kompetitif di tengah volatilitas pasar uang, sekaligus memastikan target penyaluran pembiayaan tepat sasaran.
(NIA DEVIYANA)