Dari situ, ia melanjutkan pendidikannya ke jenjang master , dengan biaya sekolah dari Bank Indonesia, ke Iowa State University, Amerika Serikat. Ia juga menempuh pendidikan PhD setelah lulus master di universitas yang sama, masih disekolahkan oleh bank sentral.
"Selalu ingatkan saya, siapa sih Perry? Itu selalu tiap malam saya bertanya, siapa sih Perry? Kok bisa? Semuanya menjadi ingatan saya selalu dari pengalaman hidup dan saya ini nomor 6 dari 9 bersaudara. Ayah saya petani, kabayan desa, selama hidup mengabdi, ibu saya lulus SD saja tidak, kok bisa gitu lho," ungkap Perry di hadapan Komisi XI DPR, Senin (20/3/2023).
Dengan perjalanan hidup yang tidak mudah tersebut, Perry mengaku selalu mengingat nasihat dari ayahnya agar terus menambah ilmu dibandingkan mencari harta.
"Saya ingat nasihat ayah saya, nak saya tidak mewarisi kamu harta, karena akan habis, jadi ilmu nak. Nasihat saya ingat terus, 'nak cari lah ilmu setinggi langit hidupmu bercahaya, dekatlah dengan rakyat hidupmu akan bahagia.' Itu yang tuntun saya menapaki hidup ini," cerita Perry.