AALI
9800
ABBA
232
ABDA
5900
ABMM
2230
ACES
770
ACST
161
ACST-R
0
ADES
6675
ADHI
770
ADMF
8025
ADMG
174
ADRO
2860
AGAR
320
AGII
2150
AGRO
705
AGRO-R
0
AGRS
120
AHAP
56
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
148
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1490
AKRA
1030
AKSI
288
ALDO
850
ALKA
300
ALMI
298
ALTO
199
Market Watch
Last updated : 2022/06/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
529.22
-0.37%
-1.96
IHSG
6911.58
-0.44%
-30.77
LQ45
991.94
-0.38%
-3.77
HSI
21859.79
-0.62%
-137.10
N225
26393.04
-1.54%
-411.56
NYSE
0.00
-100%
-14667.32
Kurs
HKD/IDR 1,896
USD/IDR 14,890
Emas
868,358 / gram

Di Tengah Pandemi, CIMB Niaga Bukukan Laba Rp2 Triliun

BANKING
Kunthi Fahmar Sandy
Senin, 22 Februari 2021 07:50 WIB
Total penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp207,5 triliun dengan rasio CASA sebesar 59,62%.
Di Tengah Pandemi, CIMB Niaga Bukukan Laba Rp2 Triliun  (FOTO:MNC Media)
Di Tengah Pandemi, CIMB Niaga Bukukan Laba Rp2 Triliun (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) berhasil membukukan perolehan laba bersih konsolidasi (audited) sebesar Rp2,0 triliun pada 2020. 

Presiden Direktur CIMB Niaga Tigor M. Siahaan mengatakan, tahun 2020 merupakan tahun yang menentukan dalam sejarah CIMB Niaga di tengah tantangan yang dihadapi industri perbankan sebagai dampak dari COVID-19. 

"Tidak ada yang lebih penting pada tahun 2020 dibandingkan kelangsungan usaha Perseroan. Langkah tersebut kami wujudkan dengan memprioritaskan kesejahteraan karyawan, membantu nasabah agar usaha mereka dapat terus berjalan dan kebutuhan finansial tetap terpenuhi, serta turut mendukung program Pemerintah dalam memulihkan perekonomian nasional," kata Tigor di Jakarta, Senin (22/2/2021). 

Selain itu, perseroan juga tetap fokus mengembangkan bisnis Bank dengan menyediakan layanan perbankan terbaik bagi nasabah, mengerahkan sumber daya manusia yang andal, dan memanfaatkan teknologi digital agar Perusahaan dapat beradaptasi dengan perubahan dalam lingkungan usaha. 

Adapun Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Loan to Deposit Ratio (LDR) CIMB Niaga tercatat baik masing-masing sebesar 21,92% dan 82,91% per 31 Desember 2020. 

Dengan total aset sebesar Rp280,9 triliun per 31 Desember 2020, CIMB Niaga mempertahankan posisinya sebagai bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia dari sisi aset. 

Total penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp207,5 triliun dengan rasio CASA sebesar 59,62%. Adapun Giro dan Tabungan mengalami pertumbuhan masing-masing sebesar 14,1% yoy dan 14,4% yoy. 

Dia melanjutkan, jumlah kredit yang disalurkan sebesar Rp174,8 triliun, yang utamanya dikontribusikan oleh bisnis Consumer Banking yang tumbuh 1,7% yoy. Kredit Pemilikan Rumah (KPR) tumbuh 5,9% yoy, sementara Kredit Pemilikan Mobil (KPM) meningkat sebesar 4,5% yoy. 

"Di segmen perbankan Syariah, Unit Usaha Syariah (UUS) CIMB Niaga (CIMB  Niaga Syariah) berhasil mempertahankan posisinya sebagai UUS terbesar di Indonesia, dengan total pembiayaan mencapai Rp31,9 triliun dan DPK sebesar Rp29,8 triliun per 31 Desember 2020,"ucap dia. 

Ke depan, CIMB Niaga akan terus fokus pada kualitas aset, mengelola biaya, dan pertumbuhan CASA, memperbesar bisnis Consumer serta usaha kecil dan menengah (UKM), dan melakukan inovasi terhadap layanan digital. (Sandy)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD