AALI
9425
ABBA
276
ABDA
0
ABMM
2440
ACES
740
ACST
190
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
790
ADMF
8175
ADMG
174
ADRO
3190
AGAR
314
AGII
2300
AGRO
830
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
95
AIMS
280
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1575
AKRA
1190
AKSI
274
ALDO
755
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
538.68
-0.69%
-3.72
IHSG
7129.28
-0.43%
-31.11
LQ45
1012.04
-0.62%
-6.29
HSI
20175.62
0.46%
+93.19
N225
28546.98
2.62%
+727.65
NYSE
15602.93
0.32%
+50.23
Kurs
HKD/IDR 205
USD/IDR 14,795
Emas
850,422 / gram

Dianggap Makin Kuat di `Investasi Hijau`, BRI Disarankan Terbitkan Bond

BANKING
Viola Triamanda/MPI
Selasa, 28 Juni 2022 00:29 WIB
fundamental kinerja BRI cukup solid dengan laba yang terus bertumbuh. Selain itu, earning per share dan aset perusahaan juga terus tumbuh.
Dianggap Makin Kuat di `Investasi Hijau`, BRI Disarankan Terbitkan Bond (foto: MNC Media)
Dianggap Makin Kuat di `Investasi Hijau`, BRI Disarankan Terbitkan Bond (foto: MNC Media)

IDXChannel – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) terus memantabkan komitmennya dalam menjalankan prinsip ESG, yaitu meliputi environmental (lingkungan), social (sosial), dan governance (tata kelola perusahaan). Penerapan prinsip ini dilakukan dalam rangka implementasi aspek keuangan berkelanjutan (sustainable finance).

“BRI memang memiliki posisi yang semakin kuat di ESG. Apalagi orang melihat dari sisi sosial melalui pengembangan ekosistem ultra mikro bersama Pegadaian dan PNM. Jadi mereka bisa optimistis dalam hal investasi hijau,” ujar Pengamat Pasar Modal, Luqman El Hakiem Syamlan, Senin (27/6/2022).

Menurut pria yang akrab disapa Luke ini, fundamental kinerja BRI cukup solid dengan laba yang terus bertumbuh. Selain itu, earning per share dan aset perusahaan juga terus tumbuh, sehingga menjadi kesempatan bagi manajemen untuk dapat melakukan sejumlah ekspansi.

“Lebih baik BRI mengeluarkan bond, karena pasti akan mampu menarik investor. Dengan prestasi BRI dalam ESG, diprediksi bisa sukses seperti sebelumnya dalam sustainability bond,” tutur Luke.

Terlebih, menurut Luke, bila ke depan BRI kembali merilis sustainability bond sebagai perwujudan ‘investasi hijau’, maka diyakininya bakal sangat menarik minat investor. 

"Terlebih, kinerja BRI terbukti sangat baik, dibuktikan pada periode Januari-April 2022, BRI menjadi bank dengan laba paling tinggi yang mencapai Rp14,43 triliun atau tumbuh 62,85 persen secara tahunan," papar Luke.

Sebagaimana diketahui, hingga Triwulan I/2022 lalu tercatat kurang lebih 65,6 persen atau sekitar Rp639,9 triliun dari total portofolio penyaluran kredit BRI yang mengacu pada penerapan prinsip ESG. Jumlah ini meningkat 13,4 persen dibandingkan dengan pencapaian periode yang sama tahun lalu, yaitu sekitar 62,9 persen dari total penyaluran kredit atau senilai Rp564 triliun.
 
Dari total penyaluran kredit BRI yang mengacu pada penerapan prinsip ESG tersebut, porsi terbesar diserap oleh sektor UMKM, yang mencapai Rp568,4 triliun. Kemudian disusul oleh sektor pengelolaan lingkungan berkelanjutan terkait sumber daya alam hayati dan tata guna lahan sebesar Rp45,2 triliun, serta transportasi rendah emisi Rp14,6 triliun.
Terkait prinsip ESG, setiap tahunnya BRI telah menerapkannya sejak tahun 2013. (TSA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD