AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
17132.22
0.29%
+49.07
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
813,779 / gram

Duh! Dana Deposito 9 Nasabah di Bank Mega Rp32 Miliar Raib

BANKING
Chusna/Kontributor
Sabtu, 27 Maret 2021 00:03 WIB
Sembilan nasabah Bank Mega Cabang Gatot Subroto Denpasar, Bali, kehilangan dana deposito senilai Rp33 miliar.
Duh! Dana Deposito 9 Nasabah di Bank Mega Rp32 Miliar Raib (FOTO: MNC Media)
Duh! Dana Deposito 9 Nasabah di Bank Mega Rp32 Miliar Raib (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Sembilan nasabah Bank Mega Cabang Gatot Subroto Denpasar, Bali, kehilangan dana deposito senilai Rp33 miliar. Hingga kini, mereka tak kunjung mendapat penjelasan tentang raibnya uang yang jumlahnya cukup fantastis itu. 

"Belum ada hasilnya sampai sekarang," kata Munnie Yasmin, kuasa hukum kesembilan nasabah ketika dihubungi, Jumat (26/3/2021). 

Dia menjelaskan, kesembilan kliennya telah diminta pihak bank membuat pengaduan tentang hilangnya dana mereka. Pihak bank kemudian berjanji melakukan investigasi. 

Namun sampai sekarang, kesembilan nasabah tidak menerima penjelasan hasil investigasi. Ketika coba ditanyakan, pihak kantor cabang selalu mengatakan masih menunggu hasil investigasi dari kantor pusat di Jakarta. 

Yasmin mengajukan tiga permintaan kepada manajemen Bank Mega. Pertama, kepastian soal pengembalian dana sembilan kliennya. Kedua, deadline investigasi agar kasus ini segera menemukan titik terang. 

Ketiga, pihaknya meminta diberi akses untuk dapat berkomunikasi dengan direksi pusat Bank Mega. "Namun ketiga permintaan itu juga tidak dipenuhi," imbuh Yasmin. 

Seperti diberitakan, sembilan nasabah Bank Mega Cabang Gatot Subroto Denpasar kehilangan dana deposito dengan nilai Rp33.450.000.000.

Terungkapnya kasus itu bermula saat salah satu nasabah berniat mencairkan dananya, sekitar November-Desember 2020 lalu. Uang deposito itu yang telah disimpan sejak tahun 2012. Namun pihak bank mengatakan dana itu sudah tidak ada.

Kemudian delapan nasabah lainnya juga mengecek dananya. Betapa kagetnya, dana deposito mereka juga raib. Padahal mereka tidak pernah mencairkan dananya dan masih menyimpan bukti kepemilikan atas dana deposito mereka. 

Oleh kesembilan nasabah, kasus itu kemudian dilaporkan ke Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, 22 Januari 2021. Kasus itu juga telah diadukan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), 21 Desember 2020 dan 4-5 Februari 2021. Namun pihak OJK belum memberikan penjelasan mengenai tindak lanjut aduan tersebut. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD