Target baru ini lebih rendah dibandingkan target pada awal 2025 yang dipatok di level 16 persen sebelum kemudian dinaikkan di tengah tahun. Bank sentral tidak merinci target akhir yang diterapkan untuk tahun lalu.
Direktur Senior Fitch Ratings, Willie Tanioto, menilai kebijakan ini mencerminkan respons bank sentral terhadap dinamika pasar.
“Dalam pandangan kami, Bank Negara Vietnam menerima umpan balik pasar,” ujarnya.
Sejalan dengan kebijakan tersebut, bank sentral juga meminta perbankan untuk memperketat pengawasan kredit ke sektor-sektor berisiko, termasuk real estate.
Saham beberapa perusahaan real estate jatuh minggu lalu setelah rumor mulai beredar tentang perubahan bank sentral yang akan segera terjadi pada kebijakan pinjamannya, kata pedagang saham