sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Intip Tiga Strategi BCA (BBCA) Hadapi Ancaman Kejahatan Siber

Banking editor Iqbal Dwi Purnama
20/02/2026 12:00 WIB
Mengantisipasi risiko tersebut, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menegaskan strategi pengamanan berbasis tiga pilar utama.
Intip Tiga Strategi BCA (BBCA) Hadapi Ancaman Kejahatan Siber. (Foto Istimewa)
Intip Tiga Strategi BCA (BBCA) Hadapi Ancaman Kejahatan Siber. (Foto Istimewa)

Dari sisi teknologi, BCA menerapkan proteksi berlapis serta mengoperasikan Security Monitoring Center yang memantau keamanan sistem sepanjang waktu. Perusahaan juga mengalokasikan sumber daya signifikan untuk memperkuat pertahanan digital guna menutup celah potensi serangan.

"(Pada aspek technology) kami juga mengambil sertifikasi-sertifikasi ISO yang terkait keamanan sistem informasi, termasuk untuk jasa pembayaran dan privacy data. Semua kami ikuti agar proses di BCA itu pengelolaannya baik," kata Ferdinan.

SVP Wholesale Transaction Banking Product Development BCA, Martinus Robert Winata menambahkan, ketika nasabah melaporkan dugaan penipuan, bank akan melakukan investigasi dan berkoordinasi dengan lembaga lain jika dana sudah berpindah ke rekening berbeda. 

Proses tersebut juga melibatkan kolaborasi melalui Indonesia Anti-Scam Centre untuk mempercepat pemblokiran aliran dana pelaku. "Apalagi, pelaku biasanya sudah andal dan langsung mengirim dana yang diambil dari nasabah ke bank lain, untuk kemudian dananya ditarik," kata Robert. 

Dia juga mengingatkan nasabah agar tidak mudah memberikan data sensitif seperti PIN, password, maupun kode autentikasi. Menurutnya, pemahaman cara bertransaksi yang benar dan penggunaan fitur keamanan seperti sistem maker–releaser pada layanan KlikBCA Bisnis penting untuk mencegah penyalahgunaan akses.

BCA juga memastikan tidak ada tautan palsu yang tercantum di situs resmi perusahaan dan mengimbau nasabah selalu memverifikasi sumber informasi sebelum memasukkan data pribadi.

Per akhir Desember 2025, BCA melayani sekitar 43 juta rekening nasabah dan memproses lebih dari 115 juta transaksi harian, didukung jaringan lebih dari 1.200 kantor cabang dan 20 ribu ATM serta layanan digital dan call center 24 jam. Bank menegaskan strategi keamanan siber menjadi prioritas utama seiring meningkatnya aktivitas transaksi digital di Indonesia.

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement