Keputusan ini mencerminkan pengakuan atas pertumbuhan ekonomi nasional yang tetap solid dan didukung oleh bonus demografi serta kekayaan sumber daya alam.
Namun, revisi ke arah negatif ini dipicu oleh kekhawatiran Moody's terhadap risiko penurunan kepastian kebijakan yang dianggap dapat mengganggu prediktabilitas kinerja ekonomi Indonesia di masa mendatang jika tidak segera dibenahi.
(Febrina Ratna Iskana)