Berkat antusiasme publik tersebut, total dana pihak ketiga (DPK) dari ekosistem haji dan umrah sukses menyentuh angka Rp15,6 triliun.
"Kami juga melihat peran generasi muda yang semakin dominan. Ini menarik, karena nasabah tabungan haji usia 21 sampai 40 tahun itu terlihat mencapai 1,2 juta. Jadi ini meningkatkan atau kita bisa lihat bahwa kesadaran masyarakat untuk ibadah sejak dini sudah mulai terlihat karena komposisi usia mudanya meningkat," kata dia.
Anggoro menuturkan soal strategi bisnis yang tepat sasaran dapat membuat masyarakat semakin percaya menitipkan dananya untuk merencanakan ibadah. Kepemilikan lisensi eksklusif sebagai bank syariah terbesar menjadi kunci utama keunggulan kompetitif perseroan.
"Penambahan nasabah kita yang sangat agresif terlihat dari peningkatan jumlah nasabah tabungan haji yang mencapai rekor tertinggi. Tentu ini menjadi istimewa yang menggambarkan dalam lima tahun terakhir sudah sembilan juta lebih nasabah baru bergabung," ujar Anggoro.