Di sisi lain, gangguan penerbangan akibat kebakaran hutan dan lahan, erupsi gunung berapi, maupun kondisi cuaca ekstrem menunjukkan bahwa perjalanan memiliki berbagai risiko yang dapat menimbulkan kerugian finansial bagi masyarakat.
Menurut Ogi, hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap perlindungan perjalanan tetap relevan.
Ke depan, prospek asuransi perjalanan masih cukup terbuka sejalan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat dan aktivitas perjalanan, baik domestik maupun internasional. Untuk mendorong pertumbuhannya, produk perlu semakin relevan, sederhana, terjangkau, dan mudah diakses oleh masyarakat, termasuk melalui kanal digital.
(kunthi fahmar sandy)