IDXChannel — PT Bank SMBC Indonesia Tbk mencatat pertumbuhan kredit 2,0 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp191,8 triliun pada kuartal I-2026.
Di tengah tekanan biaya dana dan volatilitas pasar, perseroan memilih menjaga ekspansi tetap selektif dengan fokus pada kualitas aset dan keberlanjutan kinerja.
“Pertumbuhan kredit yang tetap terjaga ini mencerminkan pendekatan kami yang selektif dan berimbang di tengah dinamika pasar,” ujar Direktur Utama SMBC Indonesia, Henoch Munandar dalam keterangan tertulis, Minggu (26/4/2026).
Secara segmen, kredit korporasi dan komersial tumbuh 4,1 persen yoy. Kredit digital melalui Jenius (di luar Digital Micro) meningkat 12,0 persen yoy. Sementara itu, pembiayaan Grup OTO tumbuh 5,0 persen yoy dan BTPN Syariah naik 3,7 persen yoy.
Dari sisi neraca, total aset tercatat Rp250,0 triliun, tumbuh 4,1 persen yoy. Perseroan juga memperkuat likuiditas melalui peningkatan penempatan pada surat berharga.