Pendekatan ini dinilai mencerminkan upaya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan kredit dan kualitas portofolio pembiayaan.
Menurut Leonardo Liu dari NH Korindo Sekuritas, pendekatan tersebut mencerminkan arah baru industri yang kini lebih menekankan high quality growth.
"Di tengah suku bunga yang masih tinggi, pertumbuhan kredit tetap menjadi indikator yang dicermati, tetapi juga bagaimana bank menjaga kualitas aset, memperkuat CASA, meningkatkan pendapatan berbasis komisi, dan mengelola likuiditas secara disiplin adalah hal yang sangat fundamental," kata Leonardo.
Ia menambahkan, "Kolaborasi dengan perusahaan transportasi digital, restoran, pusat hiburan, hingga pengembang properti tidak hanya memperluas jangkauan layanan, tetapi juga membuka lebih banyak titik interaksi dengan nasabah dalam kehidupan sehari-hari yang dapat dimonetisasi dan menghasilkan pertumbuhan yang lebih berkualitas.”
Seiring kondisi suku bunga yang masih relatif tinggi, sejumlah pelaku industri menilai ukuran keberhasilan bank tidak lagi hanya tercermin dari laju pertumbuhan kredit.