PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA dan entitas anak membukukan laba bersih Rp41,1 triliun, atau tumbuh 12,8 persen yoy dibandingkan periode sebelumnya Rp36,4 triliun. Peningkatan laba tersebut juga didorong oleh pertumbuhan volume kredit di semua segmen, perbaikan kualitas pinjaman serta konsisten, serta peningkatan volume transaksi dan pendanaan.
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, peningkatan kredit hingga September 2024 merefleksikan komitmen BCA dalam mendukung pertumbuhan perekonomian nasional.
(Ahmad Islamy Jamil)